.

.

Kamis, 02 Februari 2012

Pengalaman Huckleberry Finn (MARK TWAIN)



Huckleberry Finn mungkin saja sangat kaya berkat harta temuannya. Namun kemudian seseorang ditemukan mati dan semua mengira itu adalah Huckleberry! Apa yang harus dia lakukan? Jika mengaku masih hidup, dia akan dikembalikan pada ayahnya yang kejam. Sebaliknya, nyawa Jim, pelarian budak yang setia menemaninya, benar-benar terancam jika Huckleberry terus bersembunyi.

Huckleberry Finn merupakan karya yang bertutur tentang sebuah pencarian kebebasan. Di dalamnya Mark Twain banyak menentang prasangka rasialis pada masa itu. Pedas, namun penuh kedalaman, karya ini pun sempat menjadi sebuah kontroversi besar. Beberapa pihak bahkan melarang novel ini ada dalam rak perpustakaan. Kontroversi ini terus berlanjut sampai saat ini hingga muncul suara-suara yang menentangnya sebagai bacaan wajib di sekolah-sekolah.

Lepas dari kontroversi tersebut, Huckleberry Finn dipuji banyak kalangan sebagai novel yang sarat nilai-nilai kemanusiaan. Mark Twain sendiri menyebutnya sebagai “karyaku yang menampilkan kekalahan akal sehat dalam perbenturannya dengan suara hati.”


***

Mark Twain (1835-1910) terlahir dengan nama Samuel Langhorne Clemens. Putra seorang hakim ini memiliki tubuh yang lemah sehingga lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah. Untunglah, kondisi menyedihkan ini hanya berlangsung hingga dia berumur 9 tahun. Saat berumur 13 tahun, ayahnya meninggal karena pneumonia. Twain kemudian meninggalkan bangku sekolah dan memulai usaha di bidang percetakan. Di tempat itulah kemudian dia mulai mengenal dunia menulis dan jatuh cinta kepadanya.


EJAAN LAMA. DI SALIN OLEH: SAADAH ALIM 1949 NOORDHOFF-KOLFF N.V.- DJAKARTA
HAL 1-310 HARD COVER
HARGA Rp. 200.000
CALL: ANDY F. (087859558678)/ 0341-3190190

1 komentar:

andy mengatakan...

monggo yang berminat dengan novel lawas......

Poskan Komentar

Jangan lupa menuliskan sedikit komentar ya....? banyak juga boleh..........thanks.....

Related Post

ShareThis