.

.

Rabu, 15 Februari 2012

buku harian Anne Frank


TERJUAL BY JOGJA

Judul: buku harian Anne Frank
Penulis: Anne Frank
Alih Bahasa: Ade Dina S.
PENERBIT: PT Gramedia
Jakarta, 1978
Cet. 1

Harga :  Rp. 15.000


Tanggal 25 Juni, 64 tahun yang lalu, buku harian Anne Frank diterbitkan untuk pertama kalinya oleh Contract Publishing (Belanda), dengan judul "Het Achterhuis: Dagboekbrieven van 12 Juni 1942 - 1 Augustus 1944". Edisi perdana tersebut terjual 3000 eksemplar (sold-out), dan pada 1950 sudah mencapai cetakan keenam.

Edisi bahasa Inggris yang berjudul "The Diary of a Young Girl" beradar di Inggris dan Amerika pada 1952 dan setelahnya buku itu menyusul diterbitkan di Jerman, Italia, Spanyol, Rusia, Jepang, Yunani, dan lainnya, dalam bahasa nasional masing-masing. Bisa dibilang, buku harian Anne Frank adalah salah satu laporan yang paling terkenal tentang kisah orang-orang Yahudi yang bersembunyi dari kejaran dan penganiayaan Nazi Jerman pada masa Perang Dunia II.

**

Annelies Marie "Anne" Frank (1929-1945) lahir di Frankfurt am Main, sebuah kota besar di Jerman bagian selatan. Ia dan keluarganya adalah bangsa Yahudi. Pada tahun 1933, ketika Perang Dunia II hampir meletus dan kelompok Nazi Jerman mulai berkuasa, mereka pindah ke Amsterdam, Belanda.

Di Amsterdam, Otto Frank (ayah Anne), bekerja. Ia memimpin sebuah perusahaan yang memproduksi selai. Sementara itu, Anne bersekolah. Pada 12 Juni 1942, Anne mendapat sebuah buku harian sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-13. Maka, mulai saat itu, ia menulis buku harian.
Tidak lama setelah itu, kelompok Nazi yang sudah tiba di Belanda, mulai memburu keluarga-keluarga Yahudi, termasuk keluarga Anne. Maka, Anne, bersama keluarga dan empat orang temannya, tinggal di tempat persembunyian.

Pada tahun 1944, Anne dan keluarganya dikhianati. Maka, mereka dibawa ke kamp konsentrasi di Jerman. Tujuh bulan kemudian, Anne meninggal di Kamp Konsentrasi Bergel Belsen karena sakit tipus.

Beruntung, ayah Anne (yaitu Otto), bisa bertahan hidup. Setelah perang usia, ia kembali ke Amsterdam dan menemukan buku harian anaknya. Ternyata, Anne menulis semua peristiwa hidupnya dengan cukup lengkap, mulai 12 Juni 1942 hingga 1 Agustus 1944. Ia juga menulis perasaan-perasaannya. Pendek kata, Anne memang merasa takut dan khawatir. namun tetap optimis bisa melewati semua masalah dan kembali hidup normal.

Merasa bahwa buku catatan harian itu unik dan berkualitas, Otto berusaha menerbitkannya. Nah usai diterbitkan, sesuai perkiraan, buku itu menarik perhatian banyak orang dan mendapat sambutan positif dari masyarakat luas.

Kini, buku harian Anne Frank sudah diterjemahkan ke 60 bahasa dan menjadi salah satu buku yang paling banyak dibaca dan didiskusikan orang di dunia. 


http://www.andriewongso.com/artikel/peristiwa_luar_biasa/4112/Buku_Harian_Anne_Frank_Diterbitkan/



3 komentar:

Anonim mengatakan...

apakah ini masih ada stoknya??

Noor Frida W mengatakan...

masih ada ga niih??penting,bales plis :(

Zainal Arifin mengatakan...

maaf mas, masih ada stoknya gak ya?

Poskan Komentar

Jangan lupa menuliskan sedikit komentar ya....? banyak juga boleh..........thanks.....

Related Post

ShareThis