.

.
Tampilkan postingan dengan label Musthafa Luthfi Al-Manfaluthi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musthafa Luthfi Al-Manfaluthi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2012

MENJOROT LIKU-LIKU HIDUP


 
TERDJUAL BY SURABAJA
Judul: MENJOROT LIKU-LIKU HIDUP (AN-NAZHARAT).
Terdjemahan : Staf Redaksi C.V. “DUNIA BARU”
Buku aslinya: AN-NAZHARAT Djilid I,II,III
Oleh: Musthafa Luthfi  Al-Manfaluthi
Penerbit: C.V. “DUNIA BARU”- Djakarta 1965
Edisi : Soft Cover
Halaman: 111
Bahasa: Indonesia Ejaan Lama
Tjetakan : Pertama th 1956


Buku ini adalah kumpulan cerpen, yang terdiri dari 15 cerpen, menghidangkan karya (Terdjemahan) Musthafa Luthfi  Al-Manfaluthi dari bukunya AN-NAZHARAT. Walauu masih belum merupakan Terdjemahan menyeluruh sebagaimana yang telah direncanakan penerbit, namun kami berharapsemoga hasrat para pembaca akan dapat terpenuhi :

1.      Kamar orang duka
2.      Pengail
3.      Berebut kekasih
4.      Digubuk nelajan
5.      Suaminja jang kedua
6.      Antara sikaja dan si miskin
7.      Antara benar dan dusta
8.      Gelas pertama
9.      Karena ijazah
10.  Di atas Ranjang kematian
11.  Di manakah keutamaan
12.  Kota bahagia
13.  Ke Biara
14.  Hari esok
15.  Karena Masjarakat




KARENA MAHKOTA


 
TERDJUAL BY SURABAJA
Judul: KARENA MAHKOTA (FIE SABIELIT-TAADJ).
Disadur oleh : Abdullah Badjerei
Buku aslinya karangan : Fr. Cobet
Diterdjemahkan kedalam bahasa arab oleh: Musthafa Luthfi  Al-Manfaluthi
Penerbit: TOKO KITAB “SALIM NABHAN”-  SURABAJA
Edisi : Soft Cover
Halaman: 158
Bahasa: Indonesia Ejaan Lama
Tjetakan : Ke-dua th 1956


Buku yang perlu dibaca dan di punyai oleh para anggota2 bersenjata- patriot bangsa- Pecinta tanah air- Para mahasiswa – dan Umum

“KARENA MAHKOTA”

Di dalamnya dapat anda ikuti Al-Manfaluthi mengenai:

*Siasat penjajah:

……………………sikap kaum penjajah adalah serupa dan sama saja. Mereka menaklukkan suatu Negara, sekali-kali bukan untuk maslahat Negara itu, hanya untukkepentingan diri sendiri…………………..

…………………sesuatu bangsa juga tidak berdaya upayasendiri untuk memperbaiki hal ikwalnya, janganlah menghara akan di perbaiki oleh bangsa yang lainnya……………

* Antara anak “Constantyn Brancomier”   (patriot) dan ayah “Michael Brancomier” (pengkhianat) Seorang Panglima Perang juga mau jadi boneka , terjadi pertentangan hebat.

……………..Ayah, janganlah ayah menjual bangsa, Mahkota yang di dapat dengan pertolongan musuh,  bukanlah merupakan mahkota, hanya belenggu dan kapak penindas yang membawa maut……

*Demi cinta dan tanah air.
……………..si jelita menginginkan mahkota, menyebabkan “pertempuran hebat”, berkecamuk dalam kalbu “Michael Brancomier”. Pertempuran antara kewajiban dan hawa nafsu. Perkelahian antara asmara dan kebaktian kepada ibu pertiwi.

Militza: Saya cinta kepadanya (Constantyn) dengan hati yang ikhlas dan suci murni. Tidak nanti saya mengijinkan siapapun juga akan menyiksa dia, selama saya masih bernyawa……………………….

Bagaimana akhirnya                                                                untuk lebih puas!

                                    Belilah!


Kamis, 01 Maret 2012

KARENA MAHKOTA


Judul: KARENA MAHKOTA (FIE SABIELIT-TAADJ).
Disadur oleh : Abdullah Badjerei
Buku aslinya karangan : Fr. Cobet
Diterdjemahkan kedalam bahasa arab oleh: Musthafa Luthfi  Al-Manfaluthi
Penerbit: C.V. “DUNIA BARU”-  DJAKARTA
Edisi : Soft Cover
Halaman: 183
Bahasa: Indonesia Ejaan Lama
Cetakan : Ke-tiga th 1966
Kondisi: Lumayan seperti apa yg tampak di foto, tapi seperti biasa tulisan masih bagus!

Price : IDR 125.000,00  (belum termasuk ongkos kirim)


Buku yang perlu dibaca dan di punyai oleh para anggota2 bersenjata- patriot bangsa- Pecinta tanah air- Para mahasiswa – dan Umum

“KARENA MAHKOTA”

Di dalamnya dapat anda ikuti Al-Manfaluthi mengenai:

*Siasat penjajah:

……………………sikap kaum penjajah adalah serupa dan sama saja. Mereka menaklukkan suatu Negara, sekali-kali bukan untuk maslahat Negara itu, hanya untukkepentingan diri sendiri…………………..

…………………sesuatu bangsa juga tidak berdaya upayasendiri untuk memperbaiki hal ikwalnya, janganlah menghara akan di perbaiki oleh bangsa yang lainnya……………

* Antara anak “Constantyn Brancomier”   (patriot) dan ayah “Michael Brancomier” (pengkhianat) Seorang Panglima Perang juga mau jadi boneka , terjadi pertentangan hebat.

……………..Ayah, janganlah ayah menjual bangsa, Mahkota yang di dapat dengan pertolongan musuh,  bukanlah merupakan mahkota, hanya belenggu dan kapak penindas yang membawa maut……

*Demi cinta dan tanah air.
……………..si jelita menginginkan mahkota, menyebabkan “pertempuran hebat”, berkecamuk dalam kalbu “Michael Brancomier”. Pertempuran antara kewajiban dan hawa nafsu. Perkelahian antara asmara dan kebaktian kepada ibu pertiwi.

Militza: Saya cinta kepadanya (Constantyn) dengan hati yang ikhlas dan suci murni. Tidak nanti saya mengijinkan siapapun juga akan menyiksa dia, selama saya masih bernyawa……………………….

Bagaimana akhirnya                                                                untuk lebih puas!

                                    Belilah!













Related Post

ShareThis