.

.

Selasa, 28 Agustus 2012

The Problems of Philosophy Terjemahan Persolan-Persoalan Seputar filsafat


Harga: Rp.25.000 (blum ongkir)
Kondisi: bagus, baru lepas segel
Judul; The Problems of Philosophy Terjemahan Persolan-Persoalan Seputar filsafat
Penulis: Bertrand Russel
Penerjemah: Ahmad Hasnawi

Editor: Tim Ikon Teralitera
Penerbit: Ikon Teralitera, Yogykarta
Terbit: I Pebruari, 2002
Halaman: viii + 201 Halaman


Persoalan-persoalan filsafat sesungguhnya acapkali dibahas dan dikritik dalam sudut pandang yang negatif. Alasan itu mendasari Bertrand Russel mengemukakan beberapa persoalan diseputar filsafat dalamkonteks yang positif dalam kritik-kritikannya. Sebagai seorang penulis filsafat yang kredibilitasnya tidak diragukan, Russel mencoba mengurai dan menarik benang merah dari semua persoalan-persoalan filsafat untuk memperoleh jalan tengah. Jika dalam bukunya meskipun terkesan "kasar" namun tetap pada koridor kritikan yang positif.

Hal pertama yang dikemukakan oleh Russel adalah tentang eksistensi pengetahuan itu sendiri. Ada pertanyaan mendasar yang dikemukakannya yaitu "Apakah ada pengetahuan di dunia yang begitu yakin bahwa tidak ada manusia yang berakal yang bisa meragukannya?" Pertanyaan ini kemudian menjadi dasar pokok kritik terhadap perlunya jawaban-jawaban yang hakiki dan tidak dogmatis. Kajian russel terpaku pada Esensi objek Fisik bahwa kumpulan semua objek fisik tersebut merupakan materi sebagai hasil dari pertimbangan data-indera. Russell menciptakan istilah "data-indera" dalam usahanya untuk melihat hubungan antara apa yang tampak dan kenyataan yang ada. Sehingga Russel berhipotesis bahwa benda-benda fisik menyebabkan data indera yang kita terima sesuai dengan kenyataan dan karena ada relasi yang signifikan antara kita dengan obyek. hal itulah yang diungkapkan Russel dalam mengetengahkan tentang Eksistensi MAteri, Hakikat Materi serta Idealisme.

Russell selanjutnya menguraikan tentang pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman dan deskripsi. Bahwa pengetahuan itu adalah pengalaman kita terhadap satu obyek materi yang kemudian kita melengkapi pengetahuan dengan deskripsi tehadap apa yang kita alami. Semua pengetahuan, dalam pandangan Russell, dibangun dari pengalaman. Tanpa pengetahuan dengan deskripsi, bagaimanapun, kita tidak akan pernah mengetahui secara individu sebuah pengetahuan. Jadi, persepsi dan pengetahuan apriori, pengetahuan dari pengalaman dan pengetahuan dengan deskripsi menyatu untuk menciptakan suatu totalitas pengetahuan manusia.
Analisis

Bahasan yang tidak kalah menariknya adalah tentang kebenaran dan kesesatan. Menurut pandangan Russel kebenaran tidak semudah memahami sebuah obyek materi atau untuk mengumpulkan pengalaman menjadi sebuah pengetahuan. Kebenaran sesunggunya adalah sebuah keyakinan terhadap kebenaran itu, dan kebenaran sesungguhnya adalah hubungan antara keyakina dan fakta. Akhirnya, masalah utama dalam Masalah Filsafat terletak pada kenyataan bahwa, semua pengetahuan dibangun dari pengetahuan yang bersumber dari pengalaman, atau hal yang kita tahu secara langsung, atau pengalaman pribadi. Dan terkhir bahwa russel tetap sepaham tentang pelajaran filsafat bukan untuk menemukan jawaba-jawaban pasti terhadap semua persoalan, akan tetapi pertanyaan-pertanyaan yang muncul akan meperluas konsepsi-konsepsi untuk memperkaya imajinasi intelektual dan menghilangkan jaminan dogmatis terhadap kebenaran sesuatu, dan yang pasti pikiran akan menjadi besar dan menjadi mampu untuk bersatu dengan alam semesta yang lebih besar yang merupakan kebaikan dari seluruh perenungan filsafat yang tertinggi.

sumber artikel: http://rumah-blog-baca.blogspot.com/2011/07/problems-of-phylosophi.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa menuliskan sedikit komentar ya....? banyak juga boleh..........thanks.....

Related Post

ShareThis